hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4332

23. Penyusuan

سنن الدارقطني

4332
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya hasan. HR. At-Tirmidzi (1149) dari Malik dari Az-Zuhri dengan isnad tersebut.
سنن الدارقطني ٤٣٣٢: نا سَعِيدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَحْمَدَ الْحَنَّاطُ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ يُونُسَ السَّرَّاجُ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ , عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ , وَمَالِكٍ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ عَمْرِو بْنِ الشَّرِيدِ , قَالَ: سُئِلَ ابْنُ عَبَّاسٍ عَنْ رَجُلٍ لَهُ امْرَأَةٌ وَسَرِيَّةٌ , فَوَلَدَتْ إِحْدَاهُمَا غُلَامًا وَأَرْضَعَتِ الْأُخْرَى جَارِيَةً , هَلْ يَصِحُّ لِلْغُلَامِ أَنْ يَنْكِحَ الْجَارِيَةَ , فَقَالَ: «لَا اللِّقَاحُ وَاحِدٌ»
Sunan Daruquthni 4332: Sa'id bin Muhammad bin Ahmad Al Hannath menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin Yunus As-Sarraj menceritakan kepada kami, Abdullah bin Idris menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij dan Malik, dari Az-Zuhri, dari Amr bin AsySyarid, dia berkata, "Ibnu Abbas pernah ditanya tentang seorang laki-laki yang mempunyai seorang istri dan seorang budak perempuan, lalu salah satunya melahirkan anak laki-laki, sedang yang satu lagi menyusui anak perempuan (orang lain). Apakah nantinya anak laki-laki itu boleh menikahi anak perempuan tersebut? Dia menjawab, 'Tidak boleh, karena yang membuahinya sama'."