hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4346

23. Penyusuan

سنن الدارقطني

4346
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya hasan.
سنن الدارقطني ٤٣٤٦: نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْفَارِسِيُّ , نا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبَّادٍ , نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , أنا ابْنُ جُرَيْجٍ , قَالَ: قَالَ عَطَاءٌ: «تُحَرِّمُ مِنْهَا مَا قَلَّ وَمَا كَثُرَ» قَالَ: وَقَالَ ابْنُ عُمَرَ لَمَّا بَلَغَهُ عَنِ ابْنِ الزُّبَيْرِ أَنَّهُ يَأْثُرُ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا فِي الرَّضَاعِ أَنَّهُ لَا يُحَرِّمُ مِنْهُ دُونَ سَبْعِ رَضَعَاتٍ , قَالَ: " قَوْلُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ خَيْرٌ مِنْ قَوْلِ عَائِشَةَ , إِنَّمَا قَالَ اللَّهُ تَعَالَى {وَأَخَوَاتِكُمْ مِنَ الرَّضَاعَةِ} [النساء: 23] وَلَمْ يَقُلْ: رَضْعَةً وَلَا رَضْعَتَيْنِ "
Sunan Daruquthni 4346: Muhammad bin Ismail Al Farisi menceritakan kepada kami, Ishaq bin Ibrahim bin Abbad menceritakan kepada kami, Abdurrazzaq menceritakan kepada kami, Ibnu Juraij mengabarkan kepada kami, dia berkata: Atha‘ berkata, "(Penyususan) itu mengharamkan, baik sedikit maupun banyak." Adalah Ibnu Umar, ketika sampai kepadanya perkataan Ibnu Az-Zubair, bahwa dia tidak menyatakan dari Aisyah RA tentang penyusuan, yaitu tidak mengharamkan yang kurang dari tujuh penyusuan, dia berkata, "Perkataan Allah Azza wa Jalla iebih baik daripada perkataan Aisyah. Sesungguhnya Allah Ta'ala telah berfirman, 'saudara perempuan sepersusuan'. (Qs. An-Nisaa" [4]: 23) tanpa menyebutkan satu susuan dan tidak pula dua susuan."