hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4628

26. Minuman dan Lain-lain

سنن الدارقطني

4628
Sunan Daruquthni
Albani: Naqir adalah wadah yang terbuat dari batang pohon yang dilubangi, kemudian digunakan untuk menyimpan sari buah. Muqayyar adalah wadah yang dicat dengan ter. Dubba adalah labu yang telah dikeluarkan isinya lalu dijadikan wadah. Hantam adalah wadah yang terbuat dari tanah, rambut dan darah. Mazadah adalah wadah tempat menyimpan perbekalan. Isnadnya hasan. HR. Muslim (Pembahasan: keimanan, 28) dari Abu Hurairah secara marfu' dengan isnad tersebut,dan Abu Daud (3695) dari Qais bin An- Nu'man secara marfu' dengan isnad tersebut.
سنن الدارقطني ٤٦٢٨: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , وَابْنُ صَاعِدٍ , وَالْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , قَالُوا: نا أَبُو الْأَشْعَثِ أَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ , نا نُوحُ بْنُ قَيْسٍ , عَنِ ابْنِ عَوْنٍ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِوَفْدِ عَبْدِ الْقَيْسِ: «لَا تَشْرَبُوا فِي نَقِيرٍ , وَلَا مُقَيَّرٍ , وَلَا دُبَّاءٍ , وَلَا حَنْتَمٍ , وَلَا مَزَادَةٍ , وَلَكِنِ اشْرَبُوا فِي سِقَاءِ أَحَدِكُمْ غَيْرَ مُسْكِرٍ , فَإِنْ خَشِيَ شِدَّتَهُ فَلْيَصُبَّ عَلَيْهِ الْمَاءَ». لَفْظُ ابْنِ مَنِيعٍ
Sunan Daruquthni 4628: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz, Ibnu Sha'id dan Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, mereka berkata: Abu Al Asy'ats Ahmad bin Al Miqdam menceritakan kepada kami, Nuh bin Qais menceritakan kepada kami dari Ibnu Aun, dari Muhammad bin Sirin, dari Abu Hurairah, dari Rasulullah SAW, "Beliau berkata kepada para utusan Abdul Qais, 'Janganlah kalian minum pada naqir, muqayyar, dubba, hantam, dan tidak pula mazadah. Akan tetapi, minumlah pada tempat air salah seorang kalian dan tanpa mabuk Bila mengkhawatirkan kerasnya, maka tuangkanlah air padanya.” Ini adalah lafazh Ibnu Mani'.