سنن الدارقطني ٤٦٣٩: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرِ بْنِ خُشَيْشٍ , نا سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ , نا وَكِيعٌ , عَنْ عَمْرِو بْنِ مَنْصُورٍ الْمِشْرَقِيِّ , عَنْ عَامِرٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ ذِي لَعْوَةَ أَنَّ أَعْرَابِيًّا شَرِبَ مِنْ إِدَاوَةِ عُمَرَ نَبِيذًا فَسَكِرَ , «فَضَرَبَهُ عُمَرُ الْحَدَّ» لَا يَثْبُتُ هَذَا
Sunan Daruquthni 4639: Abdullah bin Ja'far bin Khusyaisy menceritakan kepada kami, Salm bin Junadah menceritakan kepada kami, Waki' menceritakan kepada kami dari Amr Ibnu Manshur Al Masyriqi, dari Amir, dari Sa'id bin Dzil Auh, bahwa seorang badui pernah minum rendaman sari buah dari tempat air Umar, lalu dia mabuk, maka Umar memukulnya sebagai hukuman (karena mabuk)." Hadits ini tidak terbukti benar.