hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 512

1. Thaharah (Bersuci)

سنن الدارقطني

/53 Chapter:

Hal-Hal yang Membatalkan Wudhu dan Penjelasan Keterangan Tentang Menyentuh dan Mencium

بَابُ صِفَةِ مَا يُنْقِضُ الْوُضُوءَ وَمَا رُوِيَ فِي الْمُلَامَسَةِ وَالْقُبْلَةِ

512
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya shahih.
سنن الدارقطني ٥١٢: حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْوَاسِطِيُّ , نا مُوسَى بْنُ إِسْحَاقَ , حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ , نا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ سَالِمٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّهُ «كَانَ يَرَى الْقُبْلَةَ مِنَ اللَّمْسِ وَيَأْمُرُ فِيهَا بِالْوُضُوءِ».
Sunan Daruquthni 512: Ja'far bin Muhammad Al Wasithi menceritakan kepada kami, Musa bin Ishaq mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Abu Syaibah menceritakan kepada kami, Abdah bin Sulaiman mengabarkan kepada kami, dari Ubaidullah bin Umar, dari AzZuhri, dari Salim, dari Ibnu Umar: Bahwa ia memandang ciuman termasuk sentuhan dan memerintahkan berwudhu karenanya.