hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 710

1. Thaharah (Bersuci)

سنن الدارقطني

/62 Chapter:

Keterangan Tentang Tempat yang Dibolehkan untuk Bertayammum Padanya, dan Kadar (Jauhnya) dari Negeri, serta Tentang Mencari Air

بَابٌ فِي بَيَانِ الْمَوْضِعِ الَّذِي يَجُوزُ التَّيَمُّمُ فِيهِ وَقَدْرِهِ مِنَ الْبَلَدِ وَطَلَبِ الْمَاءِ

710
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya shahih: HR. Al Baihaqi (1/131-132) dari jalur Muhammad bin Ja'syam dari jalur pengarang. Saya katakan: Al Harits adalah Al A'war, ia lemah.
سنن الدارقطني ٧١٠: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ شَاذَانَ , نا مُعَلًّي , نا شَرِيكٌ , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنِ الْحَارِثِ , عَنْ عَلِيٍّ , قَالَ: «إِذَا أَجْنَبَ الرَّجُلُ فِي السَّفَرِ تَلَوَّمَ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ آخِرِ الْوَقْتِ , فَإِنْ لَمْ يَجِدِ الْمَاءَ تَيَمَّمَ وَصَلَّى»
Sunan Daruquthni 710: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Muhammad bin Syadzan menceritakan kepada kami, Mu'alla mengabarkan kepada kami, Syarik mengabarkan kepada kami, dari Abu Ishaq, dari Al Harits, dari Ali, ia mengatakan, "Apabila seseorang mengalami junub dalam perjalanan, yang mana waktunya mendesak antara dirinya dan akhir waktu (shalat), bila tidak menemukan air, hendaklah bertayammum lalu melaksanakan shalat."