hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 72

1. Thaharah (Bersuci)

سنن الدارقطني

/5 Chapter:

Air Laut

بَابٌ فِي مَاءِ الْبَحْرِ

72
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah: Disebutkan oleh Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/31). Di dalam sanadnya terdapat Aban bin Abu Ayyasy, tutur Ad-Daraquthni, "Aban bin Abu Ayyasy matruk (riwayatnya ditinggalkan)." Al Hafizh (juga) mengatakan, "Ia matruk." At-Taqrib (1/31).
سنن الدارقطني ٧٢: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ , عَنْ أَبَانَ , عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَاءِ الْبَحْرِ قَالَ: «الْحَلَالُ مَيْتَتُهُ الطَّهُورُ مَاؤُهُ» . أَبَانُ بْنُ أَبِي عَيَّاشٍ مَتْرُوكٌ
Sunan Daruquthni 72: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Muhammad bin Harb mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Yazid mengabarkan kepada kami, dari Aban, dari Anas RA, dari Nabi SAW



Tentang air laut, beliau bersabda, "Bangkainya halal (dimakan), airnya suci lagi menyucikan."*



Aban bin Abu Ayyasy adalah seorang yang matruk (orang yang haditsnya ditinggalkan/tidak dipakai).