hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 75

1. Thaharah (Bersuci)

سنن الدارقطني

/5 Chapter:

Air Laut

بَابٌ فِي مَاءِ الْبَحْرِ

75
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah. HR. Al Baihaqi (1/4); Asy-Syafi'i di dalam Al Umm (1/35). Saya katakan: Muhammad bin Habban Ar-Razi adalah seorang hafizh yang lemah, sedangkan Ibnu Ma'in berpandangan baik terhadapnya, At-Taqrib (2/156). Al Baihaqi mengatakan tentangnya, "Tidak kuat." Syaikhnya adalah Ibrahim bin Al Mukhtar, seorang yang jujur namun hafalannya lemah. Demikian yang dikatakan oleh Al Hafizh di dalam At-Taqrib. Al Bukhari mengatakan, "Ada catatan padanya." Ibnu Ma'in mengatakan, "Tidak demikian, syaikhnya adalah Abdul Aziz Umar bin Abdul Aziz, ia seorang yang jujur namun kadang keliru. Jadi isnadnya lemah. Adapun penilaian hasan oleh Ad-Daraquthni sebenarnya bukan hasan." Wallahu a'lam.
سنن الدارقطني ٧٥: حَدَّثَنَا ابْنُ مَنِيعٍ قِرَاءَةً عَلَيْهِ , نا مُحَمَّدُ بْنُ حُمَيْدٍ الرَّازِيُّ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُخْتَارِ , نا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ ثَوْبَانَ , عَنْ أَبِي هِنْدَ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ لَمْ يُطَهِّرْهُ مَاءُ الْبَحْرِ فَلَا طَهَّرَهُ اللَّهُ» إِسْنَادٌ حَسَنٌ
Sunan Daruquthni 75: Ibnu Mani' menceritakan kepada kami dengan cara dibacakan kepadanya, Muhammad bin Humaid Ar-Razi mengabarkan kepada kami, Ibrahim bin Al Mukhtar mengabarkan kepada kami, Abdul Aziz bin Umar bin Abdul Aziz mengabarkan kepada kami, dari Sa'id bin Tsauban, dari Abu Hind, dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang menganggap tidak dapat disucikan oleh air laut, maka Allah tidak menyucikannya."* Isnadnya hasan.