hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 917

3. Shalat

سنن الدارقطني

/80 Chapter:

Iqamah dan Perbedaan Riwayat-Riwayat Tentangnya

بَابُ ذِكْرِ الْإِقَامَةِ وَاخْتِلَافِ الرِّوَايَاتِ فِيهَا

917
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya hasan: Lihat keterangan yang lalu.
سنن الدارقطني ٩١٧: حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ عَلِيٍّ الْمَرْوَزِيُّ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ اللَّيْثٍ الْغَزَّالُ , ثنا عَبْدَانٌ , ثنا خَارِجَةُ , عَنْ أَيُّوبَ , عَنْ أَبِي قِلَابَةَ , عَنْ أَنَسٍ , قَالَ: أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِلَالًا «أَنْ يَشْفَعَ الْأَذَانَ , وَيُوتِرَ الْإِقَامَةَ»
Sunan Daruquthni 917: Umar bin Ahmad bin Ali Al Marwazi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Al-Laits Al Ghazzali menceritakan kepada kami, Abdan menceritakan kepada kami, Kharijah menceritakan kepada kami, dari Ayyub, dari Abu Qilabah, dari Anas, ia mengatakan, "Rasulullah SAW memerintah Bilal agar menggenapkan adzan dan mengganjilkan iqamah."