hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 993

3. Shalat

سنن الدارقطني

/82 Chapter:

Keterangan Tentang Waktu-Waktu Shalat dan Perbedaan Riwayat-Riwayat Seputar Itu

بَابُ ذِكْرِ بَيَانِ الْمَوَاقِيتِ وَاخْتِلَافِ الرِّوَايَاتِ فِي ذَلِكَ

993
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah: Saya katakan: Kharijah bin Mush'ab haditsnya ditinggalkan, At-Taqrib (1/211).
سنن الدارقطني ٩٩٣: حَدَّثَنَا ابْنُ مَخْلَدٍ , ثنا الْحَسَّانِيُّ , نا وَكِيعٌ , نا خَارِجَةُ بْنُ مُصْعَبٍ , عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ , عَنْ أَبِي قِلَابَةَ , قَالَ: " إِنَّمَا سُمِّيَتِ: الْعَصْرُ لِأَنَّهَا تَعْصُرُ "
Sunan Daruquthni 993: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Al Hassani menceritakan kepada kami, Waki' mengabarkan kepada kami, Kharijah bin Mush'ab mengabarkan kepada kami, dari Khalid Al Hadzdza', dari Abu Qilabah, ia mengatakan, "Disebut Ashar karena waktunya sempit."