hadith book logo

Sahih Ibn khuzaimah: Hadith 329

2. Shalat

صحيح ابن خزيمة

329
Sahih Ibn khuzaimah
صحيح ابن خزيمة ٣٢٩: نا عَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ الْعَلَاءِ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمَخْزُومِيُّ، وَأَحْمَدَ بْنِ عَبْدَةَ الضَّبِّيِّ قَالُوا: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَعِيدٍ وَهُوَ ابْنُ الْمُسَيِّبِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا اشْتَدَّ الْحَرُّ فَأَبْرِدُوا عَنِ الصَّلَاةِ فَإِنَّ شِدَّةَ الْحَرِّ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ»
Shahih Ibnu Khuzaimah 329: Abdul Jabar bin Al Ala' mengabarkan kepada kami, dari Said bin Abdurrahman Al Makhzumi dan Ahmad bin Abdah Adh-Dhabbi, mereka berkata, Sufyan menceritakan kepada kami, dari Az-Zuhri dari Said -ia adalah Ibnu Al Musayyib (49-ba’) dari Abu Hurairah: Sesungguhnya nabi bersabda, "Apabila hawa panas menyengat, maka tangguhkanlah dari melaksanakan shalat hingga cuaca dingin (teduh), karena sesungguhnya panas yang menyengat adalah bagian dari semburan (jilatan) neraka jahanam .”447