Ibn Majah: Hadith 832
6. Mendirikan Sholat dan Sunnah yang Ada di Dalamnya
سنن ابن ماجه
/235 Chapter:
Membaca di belakang imam
القراءة خلف الإمام
832
Ibn Majahسنن ابن ماجه ٨٣٢: حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ السُّكَيْنِ حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ يَعْقُوبَ السَّلْعِيُّ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ الْمُعَلِّمُ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كُلُّ صَلَاةٍ لَا يُقْرَأُ فِيهَا بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ فَهِيَ خِدَاجٌ فَهِيَ خِدَاجٌ
Sunan Ibnu Majah 832: Telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Amru bin Sukain] berkata: telah menceritakan kepada kami [Yusuf bin Ya'qub As Sal'i] berkata: telah menceritakan kepada kami [Husain Al Mu'allim] dari [Amru bin Syu'aib] dari [Bapaknya] dari [Kakeknya] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Setiap shalat yang tidak dibacakan di dalamnya Fatihatul Kitab (Al Fatihah), maka shalatnya kurang, maka shalatnya sempurna. "