سنن الدارقطني ٢٩٥٥: ثنا أَبُو عَلِيٍّ الصَّفَّارُ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيٍّ الْوَرَّاقُ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى , نا سُفْيَانُ , عَنْ جَابِرٍ , عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , عَنِ ابْنِ أَبْزَى , [ص:462] عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , قَالَ: «الرَّجُلُ أَحَقُّ بِهِبَتِهِ مَا لَمْ يُثَبْ مِنْهَا»
Sunan Daruquthni 2955: Abu Ali Ash-Shaffar menceritakan kepada kami, Abdul Aziz bin Abdullah Al Hasyimi menceritakan kepada kami, Abdullah bin Ja'far menceritakan kepada kami dari Abdullah bin Al Mubarak, dari Hammad bin Salamah, dari Qatadah, dari Al Hasan, dari Samurah, dari Nabi SAW, beliau berkata, "Jika hibah ditujukan kepada keluarga, maka tidak boleh menariknya kembali." Abdullah bin Ja'far adalah satu-satunya perawi yang meriwayatkan hadits ini.