سنن الدارقطني ٢٩٧٥: ثنا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ قِرَاءَةً عَلَيْهِ وَأَنَا أَسْمَعُ , نا أَبُو مُحَمَّدٍ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَوْنٍ الْخَرَّازُ مِنْ حِفْظِهِ سَنَةَ سِتٍّ وَعِشْرِينَ وَمِائَتَيْنِ , نا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ , أَنَّ أَبَا عَيَّاشٍ سَأَلَ سَعْدًا عَنِ الْبَيْضَاءِ بِالسُّلْتِ فَكَرِهَهُ , وَقَالَ سَعْدٌ: «نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ التَّمْرِ بِالرُّطَبِ» , وَقَالَ فِيهِ: «إِنَّهُ إِذَا يَبِسَ نَقَصَ»
Sunan Daruquthni 2975: Abdullah Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami dengan cara membaca dan aku mendengarnya, Abu Muhammad Abdullah bin Aun Al Kharraz —dari hafalannya tahun 226 H— menceritakan kepada kami, Malik bin Anas menceritakan kepada kami dari Abdullah bin Yazid bahwa Abu Ayyasy bertanya kepada Sa'd tentang gandum yang ditukar dengan sult (sejenis jewawut berwarna putih dan tidak berkulit) Ia kemudian memakruhkannya, dia berkata, "Rasulullah SAW melarang jual beli kurma yang telah kering dengan kurma yang masih basah." Ia berkata, "Jika kering maka timbangannya akan berkurang."