سنن الدارقطني ٣١٣٢: نا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ يَزِيدَ الزَّعْفَرَانِيُّ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ رَاشِدٍ , نا دَاوُدُ بْنُ مِهْرَانَ , نا سُفْيَانُ , عَنْ أَبِي الزِّنَادِ , وَيَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ , عَنْ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ , قَالَ: كَانَ مَقْعَدٌ عِنْدَ جِدَارِ أُمِّ سَعْدٍ , فَفَجَّرَ بِامْرَأَةٍ , فَسُئِلَ عَنْ ذَلِكَ فَاعْتَرَفَ , فَأَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «أَنْ يُضْرَبَ بِأَثْكَالِ النَّخْلِ»
Sunan Daruquthni 3132: Ahmad bin Muhammad bin Yazid Az-Za'farani menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Rasyid menceritakan kepada kami, Daud bin Mihran menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami dari Abu Az-Zinad dan Yahya bin Sa'id, dari Abu Umamah bin Sahl bin Hunaif, dari Abu Sa'id Al Khudri, dia berkata, "Muq'ad adalah pembantu di rumah Ummu Sa'd, dan ia telah berzina dengan seorang wanita. Ia kemudian ditanya tentang hal itu dan akhirnya mengaku. Setelah itu Nabi SAW memerintahkan agar ia dicambuk dengan tanda kurma."