سنن الدارقطني ٣١٣٣: نا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْمَاعِيلَ السُّيُوطِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ مَرْوَانَ , نا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ , نا سُفْيَانُ , عَنْ أَبِي الزِّنَادِ , وَيَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ , عَنْ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلٍ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ , أَنَّ مَقْعَدًا أُحَيْنَ , فَذُكِرَ مِنْهُ زَمَاتَةً كَانَ عِنْدَ جِدَارِ أُمِّ سَعْدٍ فَفَجَرَ بِامْرَأَةٍ حَمَلَتْ , فَسُئِلَتْ فَقَالَتْ: هُوَ مِنْهُ فَاعْتَرَفَ , فَأَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «أَنْ يُجْلَدَ بِأَثْكَالِ النَّخْلِ»
Sunan Daruquthni 3133: Ahmad bin Muhammad bin Ismail As-Suyuthi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdul Malik bin Marwan menceritakan kepada kami, Amr bin Aim menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami dari Abu Az-Zinad dari Yahya bin Sa'id, dari Abu Umamah bin Sahl, dari Abu Sa'id Al khudri, bahwa Maq'ad pernah menunggu waktu eksekusi. Karena ia telah menghamili seorang wanita yang ketika ditanya mengatakan ayah dari bayi yang dikandungnya adalah Muq'ad. Setelah ia mengaku, Nabi SAW pun memerintahkan agar ia dicambuk dengan tandan kurma.