سنن الدارقطني ٣٢٠٣: نا الْحُسَيْنُ , وَابْنُ قَحْطَبَةَ , قَالَا: نا مَحْمُودُ بْنُ خِدَاشٍ , نا هِشَامٌ , نا حُصَيْنٌ , عَنِ الشَّعْبِيِّ , قَالَ: أُتِيَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ بِمَوْلَاةٍ لِسَعِيدِ بْنِ قَيْسٍ قَدْ فَجَرَتْ فَضَرَبَهَا مِائَةَ جَلْدَةٍ ثُمَّ رَجَمَهَا , ثُمَّ قَالَ: «جَلَدْتُهَا بِكِتَابِ اللَّهِ , وَرَجَمْتُهَا بِسُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ»
Sunan Daruquthni 3203: Al Husain dan Ibnu Qahthabah menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Mahmud bin Kahrrasy menceritakan kepada kami, Husyaim menceritakan kepada kami, Hushain menceritakan kepada kami dari Asy-Sya'bi, ia berkata, "Seorang wanita bekas budak Sa'id bin Qais yang telah berzina dibawa ke hadapan Ali bin Abu Thalib. Ali kemudian menjatuhi hukuman cambuk seratus kali, lalu merajamnya. Ia lalu berkata, "Aku mencambuknya berdasarkan kitab Allah, dan merajamnya berdasarkan Sunnah Rasulullah SAW."