سنن الدارقطني ٣٣١٥: نا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ جَرِيرِ بْنِ جَبَلَةَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ , نا حَمَّادُ بْنُ عَبْدِ الْوَاحِدِ ابْنُ أَخِي حَزْمٍ , نا عُمَرُ بْنُ عَامِرٍ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَنَسٍ , أَنْ يَهُودِيًّا مَرَّ بِجَارِيَةٍ عَلَيْهَا حُلِيٌّ لَهَا , فَأَخَذَ عَلَيْهَا وَأَلْقَاهَا فِي بِئْرٍ , فَأُخْرِجَتْ وَبِهَا رَمَقٌ , فَقِيلَ: «مَنْ قَتَلَكِ؟» , قَالَتْ: فُلَانٌ الْيَهُودِيُّ , فَانْطُلِقَ بِهِ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاعْتَرَفَ , فَأَمَرَ بِهِ فَقُتِلَ
Sunan Daruquthni 3315: Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Ubaid bin Jarir bin Jabalah menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abu Bakar menceritakan kepada kami, Hammad bin Abdul Wahid bin Akhi Hazm menceritakan kepada kami, Umar bin Amir menceritakan kepada kami dari Qatadah, dari Anas, bahwa pernah seorang pria Yahudi berpapasan dengan seorang bocah wanita yang memakai perhiasan. Yahudi itu kemudian merampas perhiasan itu dan membuang gadis tadi ke dalam sumur. Ketika bocah wanita itu dikeluarkan (dari dalam sumur) ia masih bisa bernapas. Dia kemudian ditanya, "Siapa yang membunuhmu?" Ia menjawab, "Si fulan Yahudi." Akhirnya Yahudi itu pun dibawa kepada Nabi SAW lalu (ketika ditanya) ia pun mengakuinya, maka beliau memutuskan agar ia dihukum mati.