سنن الدارقطني ٣٣١٦: نا عُمَرُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ عَلِيٍّ الْجَوْهَرِيُّ , نا سَعِيدُ بْنُ مَسْعُودٍ أَبُو عُثْمَانَ , نا النَّضْرُ بْنُ شُمَيْلٍ , نا شُعْبَةُ , عَنْ هِشَامِ بْنِ زَيْدٍ , عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ , أَنَّ يَهُودِيًّا قَتَلَ جَارِيَةً عَلَى أَوْضَاحٍ لَهَا , فَقَتَلَهَا بِحَجَرٍ فَجِيءَ بِهَا إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبِهَا رَمَقٌ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَقَتَلَكِ فُلَانٌ؟» فَأَشَارَتْ بِرَأْسِهَا , أَيْ: لَا , ثُمَّ قَالَ لَهَا: «أَقَتَلَكِ فُلَانٌ؟» , فَأَشَارَتْ بِرَأْسِهَا أَيْ: لَا , ثُمَّ قَالَ لَهَا الثَّالِثَةَ فَقَالَتْ بِرَأْسِهَا أَيْ: نَعَمْ , فَقَتَلَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ حَجَرَيْنِ.
Sunan Daruquthni 3316: Umar bin Ahmad bin Ali Al Jauhari menceritakan kepada kami, Sa'id bin Mas'ud Abu Utsman menceritakan kepada kami, An-Nadhar bin Syamil menceritakan kepada kami, Syu'bah menceritakan kepada kami dari Hisyam bin Zaid, dari Anas bin Malik, bahwa seorang pria Yahudi pernah membunuh bocah wanita karena ingin memiliki perhiasannya. Ketika itu ia berusaha membunuh bocah itu dengan batu. Setelah itu wanita itu dibawa kepada Nabi SAW dalam keadaan masih hidup. Rasulullah SAW lalu bertanya kepadanya, "Si fulankah yang membunuhmu?'' Ia memberi isyarat dengan kepala pertanda 'bukan'. Beliau lantas bertanya lagi, "Apakah si fulan yang membunuhmu?" Ia kembali memberi tanda dengan kepala pertanda 'bukan'. Beliau bertanya lagi yang ketiga kali dan kali ini ia memberi isyarat 'ya.' Maka Nabi SAW pun menghukum mati orang yang dimaksud (dengan cara) dibenturkan antara dua batu.