سنن الدارقطني ٣٤١٥: نا ابْنُ مَنِيعٍ , نا عَبَّاسُ بْنُ الْوَلِيدِ النَّرْسِيُّ , ح وَنا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ , قَالَا: نا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ , حَدَّثَنِي أَبِي , عَنْ قَتَادَةَ , عَنِ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ , عَنْ بَشِيرِ بْنِ نَهِيكٍ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «مَنِ اطَّلَعَ فِي بَيْتِ قَوْمٍ بِغَيْرِ إِذْنِهِمْ فَفَقَئُوا عَيْنَهُ , فَلَا دِيَةَ وَلَا قِصَاصَ»
Sunan Daruquthni 3415: Ibnu Mani' menceritakan kepada kami, Abbas bin Al Walid An-Nursi menceritakan kepada kami, (h) Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Amr bin Ali menceritakan kepada kami, mereka berkata: Mu'adz bin Hisyam menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepadaku, dari Qatadah, dari An-Nadhr bin Anas, dari Basyir bin Nahik, dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Siapa yang mengintip di rumah orang tanpa izin maka bila penghuni rumah mencongkel matanya tidak ada diyat dan qishash yang harus mereka bayar."