hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 3416

14. Hudud, Diyat dan Lainnya

سنن الدارقطني

3416
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya dha'if. HR. Al Baihaqi (8/261) dari jalur periwayatan penulis. Ja'far bin Muhammad bin Marwan adalah perawi majhul, sedangkan ayahnya adalah perawi yang dapat diterima periwayatannya, dan Juwaibir adalah perawi dha‘if.
سنن الدارقطني ٣٤١٦: نا عُمَرُ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ عَلِيٍّ , نا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ مَرْوَانَ , نا أَبِي , نا عَاصِمُ بْنُ عُمَرَ , ثنا إِسْمَاعِيلُ بْنُ الْيَسَعِ , عَنْ جُوَيْبِرٍ , عَنِ الضَّحَّاكِ , عَنِ النَّزَّالِ بْنِ سَبْرَةَ , عَنْ عَلِيٍّ , قَالَ: «لَا تُقْطَعُ الْيَدُ إِلَّا فِي عَشَرَةِ دَرَاهِمَ , وَلَا يَكُونُ الْمَهْرُ أَقَلَّ مِنْ عَشْرَةِ دَرَاهِمَ»
Sunan Daruquthni 3416: Umar bin Al Husain bin Ali menceritakan kepada kami, Ja'far bin Muhammad bin Marwan menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepada kami, Ashim bin Umar menceritakan kepada kami, Ismail bin Ilyasa' menceritakan kepada kami dari Juwaibir, dari Adh-Dhahhak, dari An-Nazzal bin Saburah, dari Ali, dia berkata,



"Tidak ada hukum potong tangan kecuali bila (mencuri barang senilai) sepuluh dirham, dan mahar juga tak boleh kurang dari sepuluh dirham."