hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4213

19. Budak Mukatab

سنن الدارقطني

4213
Sunan Daruquthni
Albani: Tadbir adalah mengaitkan kemerdekaan seorang budak dengan kematian tuannya (pemiliknya). Misalnya, pemilik budak berkata kepada budaknya, "Kamu merdeka setelah kematianku." Jika pemilik budak tersebut meninggal dunia, maka budaknya merdeka. Budak yang di-tadbir adalah budak mudabbar. (Al Minhaj). Isnadnya hasan. HR. Al Baihaqi (6/315) dari Ubaidullah bin Umar dengan isnad tersebut.
سنن الدارقطني ٤٢١٣: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا عَلِيُّ بْنُ حَرْبٍ , وَالْمَيْمُونِيُّ , قَالَا: نا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ , نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: «وَلَدُ الْمُدَبَّرَةِ يُعْتَقُونَ بِعِتْقِهَا , وَيُرَقُّونَ بِرِقِّهَا»
Sunan Daruquthni 4213: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ali bin Harb dan Al Maimuni menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Muhammad bin Ubaid menceritakan kepada kami, Ubaidullah bin Umar menceritakan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar, dia berkata, "Anak dari budak perempuan yang di-tadbir menjadi merdeka dengan kemerdekaannya (yakni dengan kemerdekaan ibunya) dan menjadi budak dengan status budak (ibu)nya."