hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 454

1. Thaharah (Bersuci)

سنن الدارقطني

/49 Chapter:

Najisnya Air Kencing, Perintah untuk Bersuci darinya, dan Hukum Air Kencing Hewan yang Boleh Dimakan Dagingnya

بَابُ نَجَاسَةِ الْبَوْلِ وَالْأَمْرِ بِالتَّنَزُّهِ مِنْهُ وَالْحُكْمِ فِي بَوْلِ مَا يُؤْكَلُ لَحْمُهُ

454
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah: HR. Al Baihaqi (1/252) dari jalur Abdullah bin Raja' dari Sawwar; Dikeluarkan oleh Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/101) dari jalur pengarang. Di dalam sanadnya terdapat Sawwar bin Mush'ab, yang mana Ahmad, Yahya bin Ma'in dan An-Nasa'i mengatakan, "Sawwar haditsnya ditinggalkan, dan kredibilitasnya diperdebatkan." Saya katakan: Yahya bin Al 'Ala' menyelisihinya, ia meriwayatkannya dari Muthraf bn Thuraif, dari Muharib, dari Jabir secara marfu'. Sebagaimana yang akan dikemukakan.
سنن الدارقطني ٤٥٤: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الْآدَمَيُّ أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْمَاعِيلَ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَيُّوبَ الْمُخَرِّمِيُّ , نا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ , نا سَوَّارُ بْنُ مُصْعَبٍ , عَنْ مُطَرِّفِ بْنِ طَرِيفٍ , عَنْ أَبِي الْجَهْمِ , عَنِ الْبَرَاءِ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا بَأْسَ بِبَوْلِ مَا أُكِلَ لَحْمُهُ». سَوَّارٌ ضَعِيفٌ. خَالَفَهُ يَحْيَى بْنُ الْعَلَاءِ , فَرَوَاهُ عَنْ مُطَرِّفٍ , عَنْ مُحَارِبِ بْنِ دِثَارٍ , عَنْ جَابِرٍ
Sunan Daruquthni 454: Abu Bakar Al Adami Ahmad bin Muhammad bin Isma'il menceritakan kepada kami, Abdullah bin Ayyub Al Makhzumi mengabarkan kepada kami, Yahya bin Abu Bukair mengabarkan kepada kami, Sawwar bin Mush'ab mengabarkan kepada kami, dari Mutharrif bin Tharif, dari Abu Al Jahm, dari Al Bara', ia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Tidak apa-apa (yakni tidak najis) air kencingnya hewan yang dagingnya boleh dimakan" Sawwar lemah. Yahya bin Al 'Ala' menyelisihinya, ia meriwayatkannya dari Mutharrif, dari Muharib bin Ditsar, dari Jabir.