hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 455

1. Thaharah (Bersuci)

سنن الدارقطني

/49 Chapter:

Najisnya Air Kencing, Perintah untuk Bersuci darinya, dan Hukum Air Kencing Hewan yang Boleh Dimakan Dagingnya

بَابُ نَجَاسَةِ الْبَوْلِ وَالْأَمْرِ بِالتَّنَزُّهِ مِنْهُ وَالْحُكْمِ فِي بَوْلِ مَا يُؤْكَلُ لَحْمُهُ

455
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah: HR. Al Baihaqi (1/252); Ibnu Adi (7/257); Ibnu Al Jauzi di dalam At-Tahqiq (1/101), semuanya meriwayatkan dari Amr bin Ma'in. Di dalam sanadnya terdapat amr bin Al Hushain, ia haditsnya ditinggalkan, At-Taqrib (2/68). Gurunya adalah Yahya bin Al 'Ala', ia dituduh memalsukan hadits, AtTaqrib (2/355). Ahmad mengatakan, "Ia pendusta, memalsukan hadits." Al Falas mengatakan, "Haditsnya ditinggalkan."
سنن الدارقطني ٤٥٥: حَدَّثَنَا أَبُو سَهْلِ بْنُ زِيَادٍ , نا سَعِيدُ بْنُ عُثْمَانَ الْأَهْوَازِيُّ , نا عَمْرُو بْنُ الْحُصَيْنِ , نا يَحْيَى بْنُ الْعَلَاءِ , عَنْ مُطَرِّفٍ , عَنْ مُحَارِبِ بْنِ دِثَارٍ , عَنْ جَابِرٍ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَا أُكِلَ لَحْمُهُ فَلَا بَأْسَ بِبَوْلِهِ». , لَا يُثْبَتُ , عَمْرُو بْنُ الْحُصَيْنِ وَيَحْيَى بْنُ الْعَلَاءِ ضَعِيفَانِ , وَسَوَّارُ بْنُ مُصْعَبٍ أَيْضًا مَتْرُوكٌ , وَقَدِ اخْتُلِفَ عَنْهُ فَقِيلَ عَنْهُ: «مَا أُكِلَ لَحْمُهُ فَلَا بَأْسَ بِسُؤْرِهِ»
Sunan Daruquthni 455: Abu Sahl bin Ziyad menceritakan kepada kami, ia mengatakan: Sa'id bin Utsman Al Ahwazi mengabarkan kepada kami, Amr bin Al Hushain mengabarkan kepada kami, Yahya bin Al 'Ala' mengabarkan kepada kami, dari Mutharrif, dari Muharib bin Ditsar, dari Jabir, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Hewan yang boleh dimakan dagingnya, maka air kencingnya tidak apa-apa (yakni tidak najis)." Tidak valid. Amr bin Al Hushain dan Yahya bin Al 'Ala' lemah. Sawwar bin Musha'b juga matruk (haditsnya ditinggalkan). Ada perbedaan riwayat darinya, di antaranya dikemukakan darinya: "Hewan yang boleh dimakan dagingnya, maka bekas minumnya tidak apa-apa (yakni tidak najis)."