hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 50

1. Thaharah (Bersuci)

سنن الدارقطني

/2 Chapter:

Air yang Berubah

بَابُ الْمَاءِ الْمُتَغَيِّرِ

50
Sunan Daruquthni
Albani: * Yahya bin Abu Thalib dinilai tsiqah oleh Ad-Daraquthni dan yang lainnya. Musa bin Harun mengatakan, "Aku bersaksi bahwa ia mendustakanku di dalam perkataannya." Namun ia tidak menyebutkan hadits dimaksud, wallahu a‘lam, sedangkan Ad-Daraquthni termasuk orang yang paling mengenalnya. Abu Ubaid Al Ajuri mengatakan, "Abu Daud menggaris bawahi hadits Yahya bin Abu Thalib." Al Mizan (9547). Ibnu Al Mutsanna memutaba'ah riwayatnya dari Abdul Wahhab yang dicantumkan oleh Al Baihaqi di dalam At-Tahdzib (2/712).
سنن الدارقطني ٥٠: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْفَارِسِيُّ , وَعُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ الدَّقَّاقُ , قَالَا: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي طَالِبٍ , أنا عَبْدُ الْوَهَّابِ , أنا دَاوُدُ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , قَالَ: «أَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى الْمَاءَ طَهُورًا فَلَا يُنَجِّسُهُ شَيْءٌ»
Sunan Daruquthni 50: Muhammad bin Isma'il Al farisi dan Utsman bin Ahmad Ad-Daqqaq menceritakan kepada kami, keduanya mengatakan: Yahya bin Abu Thalib* menceritakan kepada kami, Abdul Wahhab memberitahukan kepada kami, Daud memberitahukan kepada kami, dari Sa'id bin Al Musayyab, ia mengatakan:



Allah Ta'ala menurunkan air dalam keadaan suci (lagi menyucikan), tidak dinajiskan oleh sesuatu pun.