hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 54

1. Thaharah (Bersuci)

سنن الدارقطني

/2 Chapter:

Air yang Berubah

بَابُ الْمَاءِ الْمُتَغَيِّرِ

54
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah. HR. Ath-Tahbari di dalam At-Tahdzib (2/709). Tentang Muhammad bin Sa'd Al Aufi, Al Khathib mengatakan, "Ia lemah (dalam meriwayatkan) hadits." Al Hakim meriwayatkan dari AdDaraquthni, bahwa ia tidak masalah. Adapun Salith bin Ayyub bin Al Hakam Al Ansharani maqbul (riwayatnya diterima). Biografinya telah dikemukakan pada hadits terdahulu.
سنن الدارقطني ٥٤: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ صَالِحٍ الْأَزْدِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ شَوْكَرٍ , نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سَعْدٍ , ح وَثنا أَحْمَدُ بْنُ كَامِلٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ سَعْدٍ الْعَوْفِيُّ , نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , نا أَبِي , عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ , حَدَّثَنِي سَلِيطُ بْنُ أَيُّوبَ بْنِ الْحَكَمِ الْأَنْصَارِيُّ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ رَافِعٍ الْأَنْصَارِيِّ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ , رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ قِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ يُسْتَقَى لَكَ مِنْ بِئْرِ بُضَاعَةَ , بِئْرِ بَنِي سَاعِدَةَ , وَهِيَ بِئْرٌ يُطْرَحُ فِيهَا مَحَائِضُ النِّسَاءِ وَلُحُومُ الْكِلَابِ وَعُذَرُ النَّاسِ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ الْمَاءَ طَهُورٌ لَا يُنَجِّسُهُ شَيْءٌ»
Sunan Daruquthni 54: Muhammad bin Ahmad bin Shalih Al Azdi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Saukar mengabarkan kepada kami, Ya'qub bin Ibrahim bin Sa'd mengabarkan kepada kami, {h} Ahmad bin Kamil menceritakan kepada kami, Muhammad bin Sa'd Al Aufi mengabarkan kepada kami, Ya'qub bin Ibrahim mengabarkan kepada kami, ayahku mengabarkan kepada kami, dari Ibnu Ishaq, Salith bin Ayyub bin Al Hakam Al Anshari menceritakan kepadaku, dari Abdullah bin Abdurrahman bin Rafi' Al Anshari, dari Abu Sa'id RA: Bahwa dikatakan, "Wahai Rasulullah, engkau diambilkan air dari sumur Budha'ah, yakni sumur Bani Sa'idah, yang di sumur itu seringkali dibuang bekas-bekas haid kaum wanita, daging anjing dan kotoran manusia." Maka Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya air itu suci (lagi menyucikan), tidak dinajiskan oleh sesuatupun."