hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 995

3. Shalat

سنن الدارقطني

/82 Chapter:

Keterangan Tentang Waktu-Waktu Shalat dan Perbedaan Riwayat-Riwayat Seputar Itu

بَابُ ذِكْرِ بَيَانِ الْمَوَاقِيتِ وَاخْتِلَافِ الرِّوَايَاتِ فِي ذَلِكَ

995
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya lemah: Abu Hisyam AR-Rifa'i tidak kuat, A t- Taqrib (2/218).
سنن الدارقطني ٩٩٥: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ غَيْلَانَ , ثنا أَبُو هِشَامٍ الرِّفَاعِيُّ , ثنا عَمِّي كَثِيرُ بْنُ مُحَمَّدٍ , ثنا ابْنُ شُبْرُمَةَ , قَالَ: قَالَ مُحَمَّدُ ابْنُ الْحَنَفِيَّةِ: «إِنَّمَا سُمِّيَتِ الْعَصْرُ لِتَعْصُرَ»
Sunan Daruquthni 995: Muhammad bin Abdullah bin Ghailan menceritakan kepada kami, Abu Hisyam ArRifa'i menceritakan kepada kami, pamanku yakni Katsir bin Muhammad menceritakan kepada kami, Ibnu Subrumah menceritakan kepada kami, ia berkata: Muhammad Ibnu Al Hanafiyyah mengatakan, "Disebut Ashar karena sempit."