سنن الدارقطني ٣٤١٧: نا ابْنُ صَاعِدٍ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْوَضَّاحِ اللُّؤْلُؤِيُّ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ , ح وَنا أَبُو بَكْرٍ الشَّافِعِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ غَالِبٍ , نا أَبُو بَكْرٍ السَّعْدِيُّ سَلَمَةُ بْنُ حَفْصٍ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ , عَنْ خَالِدِ بْنِ أَبِي كَرِيمَةَ , عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ قُرَّةَ , عَنْ أَبِيهِ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ إِلَى رَجُلٍ عَرَّسَ بِامْرَأَةِ أَبِيهِ «أَنْ يُضْرَبَ عُنُقُهُ»
Sunan Daruquthni 3417: Ibnu Sha'id menceritakan kepada kami, Abdulah bin Al Wadhdhah Al-Lu'lu'i menceritakan kepada kami, Abdullah bin Idris menceritakan kepada kami, (h) Abu Bakar Asy-Syafi'i menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ghalib menceritakan kepada kami, Abu Bakar As-Sa'di Salamah bin Hafash menceritakan kepada kami, Abdullah bin Idris menceritakan kepada kami dari Khalid bin Abu Karimah, dari Mu'awiyah bin Qurrah, dari ayahnya, bahwa
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengutus seseorang untuk menebas batang leher orang yang menikahi mantan istri ayahnya sendiri.